Cara Mudah Mendapatkan Untung Dengan Investasi Berkebun Emas di Bank Syariah atau Perum Pegadaian

Emas adalah barang tambang dengan simbol Au (bahasa latin "Aurum") dengan nomor atom 79. Semua orang pasti tahu barang berharga ini laki-laki, perempuan, tua muda, orang desa, orang kota. Barang ini umumnya sebagai barang perhiasan.
Emas banyak digunakan oleh berbagai negara sebagai standar keuangannya. penggunaan emas dalam bidang moneter dan keuangan berdasarkan nilai moneter absolut emas itu sendiri terhadap berbagai mata uang diseluruh dunia.
Pada bursa perdagangan komoditas dunia satuan berat emas umumnya dinyatakan dalam satuan trou once (1 troy once setara dengan 31,103 gram).
Pada umumnya tren harga emas di bursa komodity naik secara berkesinambungan. Meskipun terkadang mengalami fluktuasi namun penurunannya tidak terlalu signifikan. dengan tren yang cenderung naik banyak orang tertarik untuk menjadikan logam mulia ini sebagai alat investasi. Investasi emas biasanya dapat dilakukan dengan meyimpan emas dalam bentuk perhiasan, koin, dan logam mulia (emas batangan).
Cara investasi emas modern adalah dengan cara berinvestasi gadai melalui lembaga keuangan. lembaga keuangan itu biasanya adalah perum pegadaian dan perbankan syariah.
Hal-hal penting yang harus diperhatikan dalam investasi emas adalah :
  1. Tetapkan jenis investasi emas yang dipilih apakah dalam bentuk perhiasan, batangan, atau dalam bentuk koin.
  2. Tetapkan cara pembelian emas apakah membeli tunai langsung ke toko atau PT Antam, tau membeli kredit di bank syariah atau perum pegadaian
  3. Pahami cara investasi emas di bank syariah kapan harus membeli dan menjual, solusi perpanjangan kontrak, resiko yang dihadapi jika turun harga, dan tentu saja pilih bank syariah yang menawarkan taksasi tinggi dengan biaya administrasi, asuransi, biaya rendan dan masa sewa yang panjang
  4. Berhati-hatilah dalam berinvestasi emas perhatikan : modal, transaksi, jam transaksi, harga bid dan ask, kuantitas, dana margin, keuntungan dan kerugian yang akan diperoleh, dana tahanan.
  5. Pahami fenomena penyebab pergerakan harga emas naik atau turun.
Berikut ini adalah ilustrasi singkat proses gadai emas di bank syariah :
pertama kita akan berkebun emas dengan modal 25 gram emas (misal harganya Rp 8.750.000 yang sewaktu kita beli harganya Rp350.000 per gram). Emas batangan itu kita gadaikan dengan asumsi harga taksiran Rp 8.137.500. bank syariah memberikan pinjaman sebesar 80% dari nilai taksasi.
dari proses gadai pertama tadi kita akan memperoleh uang tunai Rp 5.550.000 dan dana ini akan kita belikan emas batangan kedua diasumsikan harga tetap Rp 8.750.000 sehingga pada tahap 2 ini kita harus mengeluarkan dana segar Rp 3.200.000 langkah tersebut sama sampai tahap keempat sehingga :
Tahap I
dana keluar tahap I                     =  Rp 8.750.000
hasil gadai tahap I                       =   Rp 6.510.000
Biaya gadai (tarif x gr x bulan )    =  Rp 960.000
3200 x 25 x 12
dana masuk hasil gadai I             = Rp 5.550.000

langkah II

dana keluar tahap II                     =  Rp 3.200.000
hasil gadai tahap II                       =   Rp 6.510.000
Biaya gadai (tarif x gr x bulan )    =  Rp 960.000
3200 x 25 x 12
dana masuk hasil gadai II             = Rp 5.550.000

Total investasi  tahap I - IV = dana keluar tahap I + dana keluar tahap II + dana keluar tahap III +
                                              dana keluar tahap IV
                                          = 8.750.000 + 3.200.000 + 3.200.000 + 3.200.000
                                          = 18. 350.000
Total pinjaman tahap I - IV = hasil gadai tahap I + hasil gadai tahap II + hasil gadai tahap III +
                                             hasil gadai tahap IV
                                          = 6.510.000 + 6.510.000 +  6.510.000 +  6.510.000 
                                         = 18.350.000

seperti yang telah kita ketahui biasanya harga emas cenderung naik atau stabil. kita asumsikan waktu telah berlalu satu tahun dengan harga emas batangan naik 30%. Pada saat kita membeli harga emas batangan Rp 350.000 per gram. Jika harga naik 30% maka harga emas saat ini menjadi Rp 455.000 per gram.
Untuk melakukan panen kebun emas kita juga harus juga melakukan delapan langkah seperti kita memulai menanam kebun emas tetapi dengan cara sebaliknya atau berkebalikan dari pada saat menanam kebun emas.
iluatrasi keuntungan :
Total keuntungan = Total dana segar hasil penjualan kembali emas - modal
                          =  23.695.000 - 18.350.000
                          =  5.345.000